Desain Organisasi dan Upah

Posted: Maret 26, 2007 in Klinik HRD

Bagaimana cara membuat desain organisasi yang up to date dan simple? Apakah pengertian dari upah dan upah pokok ? Bolehkah upah adalah upah pokok, termasuk tunjangan tetap yang dalam pengertian komponen tunjangan tetap tidak nampak secara rinci atau tidak ditampilkan ?

Johannes Suparjiman , PT. Surya Pamenang

Jawaban

1. Bagaimana ya membuat design Organisasi yang up to date dan simple.?Ada berbagai macam disain atau struktur organisasi, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing, misalnya berdasarkan a. Fungsi (Divisi IT, Divisi Operasi, Divisi Hukum, Divisi Pemasaran dll), b. Geografi (Indonesia Bagian Barat, Tengah dll, dimana masing-masing memiliki Divisi-Divisi yang dibangun berdasarkan Fungsi), c. Matriks (satu bagian organisasi memiliki alur ‘komando’ ke beberapa bagian yang berbeda) d. Proses Bisnis, e. maupun kombinasi dari keempat struktur organisasi di atas.

Struktur yang relatif sederhana dan umumnya digunakan organisasi adalah berdasarkan Fungsi, yang lalu berkembang ke struktur-struktur yang lain dan kombinasinya sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Dalam konteks struktur organisasi HR, struktur juga perlu dibentuk berdasarkan “peran” HR di dalam organisasi. Kalau peran fungsi HR di dalam organisasi hanya ingin sebagai “administrator”, maka struktur disusun untuk fokus dalam memberikan pelayanan administrasi yang efisien dan efektif.

Pengembangan sistem SDM yang modern mungkin diserahkan ke pihak luar (konsultan), sementara fungsi HR hanya menggunakan atau menjalankannya saja.

Sementara kalau HR ingin memiliki peran lebih strategik, dan tidak hanya bertindak sebagai “administrator”, maka selain ada bagian yang fokus pada pelayanan administrasi yang efisien, akan ada bagian yang fokus pada “pengembangan program-program HR” yang ditujukan untuk membantu organisasi mencapai tujuan bisnisnya.

Mungkin membantu untuk mengingat apa yang dikatakan Darwin, “Forms follow functions” — struktur tergantung fungsi dan tujuannya.

2. Apakah pengertian dari upah dan upah pokok ?

Di dalam praktek bisnis, upah umumnya diartikan sebagai gaji, dan gaji (upah) bisa terdiri dari gaji pokok (upah pokok atau juga disebut gaji dasar (basic salary)) dan tunjangan-tunjangan (allowances).

Dalam hal komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan, UU No.13/2003 Tentang Ketenagakerjaan, Pasal 94, mengatakan bahwa besarnya upah pokok sedikit-dikitnya 75 % (tujuh puluh lima perseratus) dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap.

3. Bolehkah Upah adalah Upah pokok termasuk tunjangan tetap yang dalam pengertian komponen tunjangan tetap tidak nampak secara rinci atau tidak ditampilkan ?

Ada 2 alasan untuk sebaiknya menampilkan perincian:

1. Menampilkanperincian akan membantu perusahaan untuk memperlihatkan bahwa mereka memenuhi peraturan yang berlaku (UU No.13/2003, Pasal 94).

2. Tunjangan-tunjangan seperti pensiun (benefits), maupun bonus/insentif, umumnya menggunakan upah pokok sebagai dasar perhitungan, karena untuk perusahaan, biaya tetap kepegawaian yang perlu dikeluarkan akan lebih kecil bila menggunakan gaji pokok sebagai dasar perhitungan dibandingkan menggunakan gaji pokok ditambah tunjangan-tunjangan. Tidak menampilkan upah secara rinci berpotensi menyulitkan komunikasi dengan karyawan mengenai hak-hak mereka atas tunjangan-tunjangan yang ada. Catatan: Sementara itu, berdasarkan Pasal 157 UU no.13/2003, uang pesangon dan penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan upah pokok dan segala macam bentuk tunjangan tetap

Irwan Rei

Managing Director Multi Talent Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s