Peranti Berbasis Iman dan Takwa

Posted: Maret 26, 2007 in Prestasi Anak Bangsa

Ke mana-mana, Ahlul Faradish Resha tak lagi mengandalkan angkutan umum. Tongkrongannya kini makin keren dengan sepeda motor Suzuki Thunder warna biru. Di dalam tas ranselnya, sebiji komputer jinjing tak lupa ia bawa. Dua benda ini adalah buntut keberhasilannya meraih Youth National Science and Technology Award dari Kantor Menteri Pemuda dan Olahraga.

Melalui karyanya, site blocker, Ahlul meraih penghargaan itu. Selain Ahlul, Kementerian Pemuda juga memberikan penghargaan kepada empat nominator lain yang dinyatakan sebagai pemenang pada kompetisi bertema “Inovasi Teknologi Berbasis Iman dan Takwa” itu, Desember 2006. Ahlul, yang memperoleh hadiah Rp 10 juta, membelanjakan uangnya untuk membeli laptop.

Sedangkan motornya merupakan hasil proyek website dan pelatihan dari Universitas Darussalam, Ambon, yang didapatnya usai meraih penghargaan itu. Ahlul, mahasiswa angkatan 2003 Jurusan Elektronika dan Instrumentasi, Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, merancang site blocker berawal dari coba-coba. Site blocker adalah software penangkal situs-situs porno.

Software ini berperan sebagai pencegah dampak negatif teknologi. Begitu maraknya situs mesum di internet dan betapa mudahnya mengakses situs tersebut membuat Ahlul merasa perlu menyiapkan penangkalnya. Hasil utak-atik komputer semalaman di kamar kosnya inilah yang kemudian melahirkan site blocker.

Menurut Ahlul, dibandingkan dengan software lain, karya dia sebenarnya sangat sederhana. “Bagi para programer, ini mungkin kecil,” kata pria kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, 8 Juni 1985, itu. Namun dari yang kecil itu ternyata bisa memberi manfaat besar. Ahlul tak pernah merasa minder menceritakan karyanya. Cara kerja site blocker sebenarnya sederhana. Keampuhan software ini sangat bergantung pada campur tangan komunitas penghadang situs porno di dunia maya.

Setelah site blocker di-install ke komputer, program ini akan bekerja menjaga akses komputer dari situs-situs porno. Penjagaan dilakukan dengan dua model, mengisi daftar situs yang akan diblokir dan update otomatis melalui internet. Model pertama diisi pengguna pada kolom yang tersedia ketika site blocker dibuka.

Di situ penggguna tinggal mengetik alamat situs yang perlu dicekal. Software kemudian bekerja menangkal situs-situs mesum. Sedangkan cara update, prinsipnya hampir sama, hanya saja daftar situs yang dicekal berdasarkan partisipasi komunitas penghadang situs porno di internet. Komunitas itu rutin melaporkan alamat situs porno ke website milik Ahlul.

Dalam website tersebut terdapat file, berisi database situs cekal hasil kiriman komunitas tadi, yang terhubung dengan software site blocker. Formula inilah yang memungkinkan site blocker dapat di-update secara otomatis. “Setiap saat ia (site blockerRed.) dapat meng-update dirinya sendiri,” kata Ahlul. Jadi, kemampuan site blocker sangat mengandalkan partisipasi komunitas penghadang situs mesum.

Dibandingkan dengan software penghadang situs lain, Ahlul yakin, karyanya lebih efektif. Software lain, menurut Ahlul, bekerja berdasarkan “mesin” browsing. Jika mesin itu diganti, misalnya dari Internet Explorer ke Mozilla Firefox, maka situs porno dapat muncul kembali. Sedangkan site blocker bekerja pada sistem operasi komputer, sehingga apa pun mesinnya, situsnya tetap tercekal.

Ahlul mengakui, sejauh ini site blocker baru digunakan rekan-rekan terdekatnya. Untuk ukuran perusahaan, baru sebuah perusahaan media bernuansa Islami yang menggunakannya. Menurut Ahlul, siapa pun bisa menggunakan software ini secara gratis. Demi menjaga akhlak dengan cara menangkal situs porno, Ahlul merasa tak pantas jika memasang tarif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s