Seorang Pria Meninggal Setelah Dijepit Kepiting

Posted: Maret 26, 2007 in Sekilas Info

Singapura, 23 Maret 2007 10:58
Seorang pria dijepit seekor kepiting hidup, yang tengah dia siapkan untuk makan malam, dan meninggal 48 jam kemudian, akibat infeksi bakteri pemakan daging dari makanan laut. Demikian laporan media, Kamis (22/3).

Tan Boon Hock (83 tahun) memasang pembalut di luka kecil akibat jepitan kepiting itu. Namun kemudian mulai muntah dan menderita diare beberapa jam kemudian.

Lelaki renta itu kemudian dilarikan ke bagian gawat darurat rumahsakit universitas nasional.

“Dokter berkata pada kami bahwa dia terinfeksi bakteri langka pemakan daging disebut Vibrio dan…tampaknya kepiting tersebut menularkan bakteri itu padanya,” tulis The Straits Times, mengutip keterangan anak lelakinya, Tan Aik Cheng.

Dalam upaya mencegah bakteri berbahaya itu menyebar ke seluruh tubuh pasien tersebut, dokter memotong lengannya, namun langkah itu terlambat.

“Para dokter memanggil saya pada 24 Febuari pagi untuk memberitahu bahwa ayah saya telah diberi antibiotik dalam dosis maksimum, namun dia tidak berubah menjadi lebih baik,” kata Tan kepada harian itu.

Ayahnya meninggal hari itu, 48 jam setelah terinfeksi.

Dokter mengatakan, bakteri Vibrio bersifat mematikan, namun jarang berpindah ke tubuh manusia. Selain pada kepiting, itu juga dapat ditemukan dalam makanan laut lain, seperti, ikan dan udang.

Proses pemasakan dapat membunuh bakteri itu, membuat makanan laut aman dikonsumsi.

Dokter menyarankan agar mereka menyiapkan makanan menggunakan sarung tangan ketika memegang kepiting hidup. “Capitnya harus disikat dan dicuci dengan air sebelum dimasak,” tambah mereka. [TMA, Ant]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s