Black Christmas – Movie Review

Posted: Maret 27, 2007 in Film

BLACK CHRISTMAS (2006, Dimension/2929 ent)
Genre : Thriller/Horror
Starring : Katie Cassidy, Mary Elizabeth Winstead, Lacey Chabert,etc.
Director : Glen Morgan
Screenplay: Glen Morgan
Music : Shirley Walker
Runtime : approx. 84 minutes

The Story
Di sebuah asrama sorority (persaudaraan mahasiswi), tengah berkumpul beberapa mahasiswi yang tengah merayakan natal. Mereka adalah Kelli, Heather, Dana, Lauren, Megan, Clair, Eve, dan Melissa. Namun, tak disadari oleh mereka sebuah teror mematikan akan menghiasi malam natal mereka. Bermula dari telepon aneh, maka teror itu pun mulai menjadi nyata. Dua mahasiswi, Clair dan Megan, tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Apakah mereka menjadi korban Billy si pembunuh yang kembali ke rumahnya? Konon, dulu Billy adalah seorang anak
berpenyakit lever yang sering disiksa oleh ibunya. Ayahnya yang selalu membelanya, dibunuh oleh selingkuhan isterinya. Hal ini meninggalkan duka bagi Billy. Lalu, setelah ibu Billy menikah kembali dengan pasangan selingkuhannya dan melahirkan Agnes, barulah Billy melampiaskan dendamnya menghabisi ibu dan ayah tirinya secara sadis, sementara Agnes dicongkel mata kirinya semenjak itu Agnes dan Billy pun dirawat di rumah sakit jiwa. Benarkah kini Billy
melampiaskan dendamnya kepada para mahasiswi yang mendiami rumah Billy setelah rumah tersebut diubah menjadi asrama mahasiswi. Yang pasti korban pun mulai berjatuhan, kakak Clair, Leigh, yang hendak menjemput Clair pun ikut terancam nyawanya. Kecurigaan sempat dialamatkan pada Kyle, kekasih Kelli yang tiba-tiba muncul di dalam kamar Megan. Namun, ancaman teror terus berlanjut, membuat mereka yang bertahan harus mencari cara untuk lolos dari teror mematikan ini, akankah mereka selamat….

THE SLAY RIDE BEGINS
Glen Morgan, sebelumnya dikenal sebagai sutradara beberapa episode serial The X-Files. Ia pun sempat berpartner dengan James Wong dan menghasilkan film horor sukses, Final Destination yang dibuat hingga tiga jilid. Kini, inilah karya penyutradaraannya yang kedua setelah Willard (2003). Ceritanya sendiri didasarkan pada skenario karya Roy Moore dari film asli berjudul sama pada tahun 1974. Tentu saja untuk masa kini, skenario itu dipermak kembali oleh Morgan. Para bintangnya didominasi oleh para aktris muda seperti Kristie Davis
(When a Stranger Calls) sebagai Kelli, Mary Elizabeth Winstead (Final Destination 3) sebagai Heather, Lacey Chabert (Mean Girls) sebagai Dana, dan Michelle Trachtenberg (Ice Princess) sebagai Melissa. Didukung pula Kristen Cloke (Final Destination) sebagai Leigh serta aktris kawakan Andrea Martin sebagai Nn MacHenry plus Oliver Hudson sebagai Kyle.

Morgan meracik film ini dengan penuh adegan gory, rasanya dengan cara ini memang Morgan berhasil membuat para penonton menjerit ketakutan terutama bagi penonton wanita, namun secara keseluruhan film ini seakan memadukan dua buah film horor sukses, Halloween dan Scream. Hal ini tentu saja membuat film terasa agak kurang greget, apalagi ending film rasanya di pertengahan film sudah bisa ditebak, hal ini masih ditambah lagi dengan beberapa adegan yang terasa konyol, entah ini hanya dirasakan oleh saya atau juga oleh penonton yang lain,
karena sepanjang pengamatan saya, para penonton lain terutama wanita
menganggap bahwa film ini cukup menakutkan dan menghibur.

Yah, tanpa bermaksud merendahkan, rasanya Black Christmas memang memiliki jalinan cerita yang mudah ditebak terutama bagi mereka yang sudah sempat menyaksikan Halloween dan Scream. Sayang sekali memang, bahwa Morgan menghadirkan film seperti ini, bukti nyata pun terlihat dari hasil Box Officenya yang jeblok ketika diedarkan di bioskop – bioskop Amerika. Toh, kendati begitu, ternyata film ini masih bisa menghibur para moviegoers dalam negeri, karena pada dasarnya para penonton sangat gemar ditakut-takuti, terbukti bahwa tiap kali sebuah film horor baru dirilis, selalu dibanjiri oleh para penonton terutama
penikmat film horor yang didominasi oleh kaum hawa.

Peace
Joze

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s