Kekerasan di IPDN

Posted: April 10, 2007 in Berita

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tidak akan menerima siswa baru pada tahun ini.

Setelah melakukan rapat khusus yang dia pimpin langsung, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan agar sistem pendidikan di IPDN dirombak dan dibenahi secara menyeluruh.

IPDN, yang dulu bernama STPDN, kembali menjadi sorotan menyusul kematian praja Cliff Muntu di Kampus IPDN yang diduga akibat tindakan kekerasan pekan lalu.

Beberapa orang praja telah resmi dipecat dan kini disidik oleh kepolisian.

Pembantu Rektor III Indrarto mengatakan beberapa praja sudah dikeluarkan dengan tidak hormat dan diharuskan mengganti biaya pendidikan kepada negara.

Mereka kini ditahan terkait dengan dugaan penganiayaan terhadap Cliff Muntu yang menyebabkan mahasiswa itu meninggal dunia.

Ini bukan kali pertama muncul dugaan tindak kekerasan terjadi lembaga pendidikan pemerintahan ini.

Salah seorang dosen dikutip mengatakan dugaan tindak kekerasan di kampus IPDN menyebabkan 37 siswa meninggal dunia.

Tiga alumni STPDN, lembaga pendahulu IPDN, mengatakan kepada BBC Siaran Indonesia tindak kekerasan bukanlah tradisi di lembaga tersebut.

Menurut mereka kekerasan terjadi akibat tindakan disipliner yang mungkin berlebihan yang ditempuh praja senior terhadap praja junior.

Salah seorang alumni STPDN mengatakan kekerasan muncul bukan akibat sistem di sekolah tersebut.

Apa pendapat anda tentang kekerasan berbuntut kematian yang masih saja menghantui di IPDN sejak sebelumnya berdiri sebagai STPDN?

Apakah sistem militeristik yang diterapkan IPDN memang mendorong para praja untuk berperilaku kasar dan menggunakan kekerasan?

Apakah praktek senioritas dan tindakan disiplin oleh senior terhadap junior masih memiliki tempat di lembaga pendidikan?

Siapa yang seharusnya memiliki hak untuk menerapkan disiplin? Para dosen atau sesama siswa?

Beberapa praja sudah dikeluarkan karena terkait kasus ini. Tetapi apakah rektor dan para pimpinan IPDN juga harus bertanggungjawab atas perilaku para praja mereka?

Kirim pendapat anda dengan menggunakan formulir yang disediakan, atau lewat e-mail ke indonesian@bbc.co.uk.

Anda juga dapat menyampaikan pendapat secara langsung ke nomor bebas pulsa 0800 140 1228 yang dibuka setiap Selasa dan Jumat pukul 18.30-19.00 WIB dan pukul 20.30-21.00 WIB.

Harap sertai pendapat anda dengan informasi berupa nama lengkap, kota tempat anda berada dan nomor telpon yang bisa kami hubungi, apabila kami membutuhkan informasi lebih lengkap.

Nomor telpon anda tidak akan kami siarkan.

Ruang Ungkapan Pendapat disiarkan setiap Rabu dan Minggu pagi dalam siaran BBC pukul 05.00 WIB.

Sumber: BBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s