Earphone Dapat Mengurangi Pendengaran

Posted: April 23, 2007 in Artikel

Kompas, 2 April 2007
Mendengar musik kini lebih mudah dibandingkan waktu-waktu sebelumnya. Hadirnya perangkat musik digital seperti MP3 player atau ponsel musik membuat mendengar musik kini dapat dilakukan kapan dan dimana saja.

Di berbagai tempat mudah ditemui orang-orang lalu lalang menggunakan earphone di kuping. Di jalanan, di mal, di pusat kebugaran, dalam kendaraan, atau dalam kelas. Kemudahan yang ditawarkan gadget musik membuat orang mendengarkan musik lebih sering dan dalam jangka waktu yang lebih panjang dibandingkan sebelumnya.

Tapi, hati-hati. Yang menyenangkan belum tentu baik bagi kesehatan Anda. Mendengarkan musik terlalu keras dapat mengakibatkan gangguan pendengaran yang menuju kepada ketulian. Laporan majalah Newsweek tahun lalu menyebutkan, lebih dari 28 juta orang Amerika mengalami kehilangan pendengaran pada tingkat tertentu dan jumlahnya diperkirakan terus meningkat hingga mencapai 78 juta pada tahun 2030.

Sayangnya, masih sedikit penelitian yang mempelajari pengaruh kerasnya musik terhadap telinga. Sebuah sumber, misalnya, menyebutkan bahwa telinga yang terekspos suara di atas 85 dB dapat mengakibatkan kehilangan pendengaran permanen – tergantung tingkat volume suara dan berapa lama mendengarkan. Semakin keras dan semakin lama, maka semakin cepat telinga kehilangan pendengaran.

Penelitian lainnya dilakukan Brian J. Fligor, mengenai pengaruh jenis earphone tertentu terhadap risiko kehilangan pendengaran akibat kerasnya musik. Ia menemukan, semakin dekat sumber ke gendang telinga maka semakin tinggi tingkat suara. Jadi, earphone (yang dimasukkan ke dalam telinga) relatif lebih berisiko mengakibatkan kerusakan telinga dibandingkan headphone (yang ditempelkan ke telinga).

Apa yang dapat dilakukan? Fligor menyarankan, untuk tipe headphone, penggunaannya jangan melebihi satu jam perhari, dengan volume tingkat 6 dari skala 10. Sementara itu, untuk tipe earphone tentu saja harus dibawah itu – bahkan, menurut Fligor, untuk tipe-tipe tertentu jangan melebihi setengah jam. Sangat dianjurkan untuk mengecilkan volume suara dan berikan kesempatan telinga beristirahat. Dibutuhkan waktu 18 jam bagi kuping untuk “normal” kembali setelah didera musik keras secara intensif.

Nah, bergembira dengan MP3 player atau ponsel musik boleh-boleh saja, tapi ingat untuk menjaga pendengaran Anda. (ACA)

Komentar
  1. hafiz mengatakan:

    Jadi takut ini setelah baca.. yang baik hanya satu jam per hari? Padahal saya bisa berjam-jam sebagai teman kerja, dan biasanya juga keras-keras..

    Tipe earphone tertentu itu yang seperti gimana ya? Hm..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s