Tips Pemakaian Baterai Laptop Agar Awet

Posted: April 24, 2007 in Artikel, Cyber Net

Jakarta, Laptop kerap menjadi piranti pilihan banyak orang dalam kegiatan sehari-hari terutama bagi mereka yang lebih sering bekerja secara mobile.

Baterai laptop merupakan salah satu komponen penting yang harus diperhatikan penggunaannya. Banyak pengguna laptop mengaku baterainya drop dan tidak tahan lama padahal umur laptopnya baru seumur jagung.

Bagaimana memperlakukan baterai agar lebih awet dan bisa dipakai lebih lama? Simak beberapa tips yang diramu detikINET berikut ini.

Atur power baterai

Di Windows ada fitur yang namanya power options. Melalui fitur ini Anda bisa mengatur konsumsi daya laptop. Caranya sangat mudah. Klik tombol Start, lalu buka Control Panel dan kemudian double klik icon Power Options. Akan muncul sebuah kotak dialog dengan nama Power Option Properties. Lalu pilih tab Power Schemes. Pada menu drop down akan terdapat enam pilihan yaitu Home/Office Desk, Portable/Laptop, Presentation, Always On, Minimal Power Management dan Max Battery.

Coba klik salah satu dari enam pilihan tersebut. Setting-an turn of monitor, hard disk, System standby ataupun System hibernates akan berbeda-beda waktunya, tergantung dari opsi yang Anda pilih.

Jika ingin baterai lebih awet, Anda disarankan memilih ‘Max Battery’. Pilihan ini akan menghemat penggunaan daya baterai karena hanya membutuhkan kecepatan prosesor minimal semisal untuk membaca dokumen atau mengecek e-mail. Max Battery akan mempengaruhi kecepatan laptop dalam arti performa laptop akan menurun.

Jangan biarkan ada perangkat ‘parkir’ di laptop jika tidak dipakai

Seringkali pengguna laptop membiarkan ada perangkat tertancap di laptop — entah itu kabel kamera digital, USB memory stick, PC Card — padahal perangkat tersebut sudah tidak digunakan lagi. Pastikan alat tersebut dicabut dari laptop jika sedang tidak digunakan karena akan menguras power baterai.

Perhatikan penggunaan dan pengecasan baterai

Jangan tanggung-tanggung mengecas baterai. Caslah hingga penuh 100 persen. Jika baterai sudah hampir habis, caslah baterai kembali hingga penuh namun jangan sampai menunggu baterai benar-benar kosong. Ini akan membuat kapasitas baterai bekerja dengan baik.

Yang perlu diperhatikan lagi, lepaskan baterai dari laptop jika Anda tidak menggunakan laptop dalam waktu yang lama. Akan lebih baik jika laptop ditancapkan langsung ke adaptor jika memang Anda akan bekerja dalam waktu yang cukup lama.

Kurangi brightness

Webuser.co.uk melansir bahwa LCD akan memakan daya baterai. Oleh karena itu Anda disarankan untuk mengurangi brightness laptop seminimal mungkin namun tetap nyaman dipandang mata.

Gunakan screen savers ‘Blank’

Screen saver ternyata bisa menguras baterai. Karena itu gunakan screen saver ‘Blank’. Caranya, klik kanan pada Desktop lalu pilih Properties. Akan muncul kotak dialog Display Properties, lalu pilih tab Screen Saver. Pada menu drop down terdapat banyak pilihan Screen saver, diantaranya 3D FlowerBox, 3D Flying Objects, 3D Text, Blank, Marquee dan sebagainya. Anda disarankan untuk memilih ‘Blank’ dan atur waktu menunggunya (Wait time) hingga 2 menit lalu klik OK. Langkah ini akan membuat baterai lebih hemat.

Kurangi resolusi

Cara lain untuk membuat baterai lebih awet adalah dengan mengurangi resolusi layar dan jumlah warna yang digunakan di laptop. Untuk menguranginya, Anda bisa klik kanan pada Windows Desktop lalu pilih Properties. Pada kotak dialog Display Properties pilih tab Settings. Lalu atur resolusinya dengan cara menarik slider-nya ke kiri untuk mengurangi resolusi. Kemudian pada menu drop down pilih kualitas warna (color quality) yang lebih rendah, lalu klik OK.

Matikan Wi-Fi

Wi-Fi yang aktif tentu saja ikut memakan konsumsi baterai. Jika tidak berniat memanfaatkan akses nirkabel atau ber-Internet, pastikan Wi-Fi dalam keadaan mati sehingga baterai lebih awet.(dwn/dwn)

Komentar
  1. ariots mengatakan:

    Terima kasih, memang artikel ini yang lagi saya cari. Kebetulan baru beli laptop baru, lalu ingin informasi agar baterai lebih tahan lama. Ada yang bilang, jika baterai masih baru, sebaiknya dicharge kurang lebih sampai 6 jam. Supaya tambah awet. Apa memang bener yah? Good article, dude

  2. triz mengatakan:

    apakah pengaruhnya apabila menggunakan laptop baterai dicopot karena alasan pemakaian dalam waktu lama? lebih baik mana menggunakan UPS atau stavol (dengan kondisi baterai dicopot)?

  3. Anton Atos mengatakan:

    Ini ringkasan Tips yang saya dapatkan dari manual beberapa Laptop:
    1. Belilah Laptop yg benar-benar baru dalam artian baru terbuka segel kardus/kotak pembungkus Laptopnya.
    2. Setelah Laptop anda miliki, jangan langsung pakai charge dahulu Baterai hingga penuh (biasanya lampu indikator baterai berwarna hijau).
    3. Setelah Baterai penuh, gunakan/jalankan laptop TANPA mencolok kabel Listrik Laptop (ke sumber listrik).
    4. Kondisi penggunaan Laptop pada point 3. harus dilakukan hingga kondisi Baterai dalam posisi Very LOW (bahkan disarankan hingga Laptop mati sendiri).
    5. Baru kemudian kabel Listrik Laptop dicolok ke sumber listrik untuk mengisi baterai tsb. HINGGA PENUH 100%.
    6. Kondisi nomor 2 hingga nomor 5 diatas, diulangi kembali 2 kali.
    7. Setelah point nomor 6. diikuti, solakan gunakan laptop sebagaimana mestinya.
    8. HARUS DIINGAT, bahwa Baterai mempunyai “USIA PAKAI”.
    9. Aturan main nomor 1 hingga nomor 6 diatas, hanya upaya untuk meningkatkan “USIA PAKAI” Baterai Laptop yang BENAR-BENAR BARU.
    10. Semoga bermanfaat.

  4. Abdullah mengatakan:

    syukran akhwan………………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s