Adakah Kehidupan Selain Di Bumi, Setelah Ditemukanya “Super Earth”

Posted: Mei 2, 2007 in Artikel

Para ahli astronomi menemukan planet yang paling mirip dengan Bumi di luar tata surya kita sampai saat ini, yang permukaannya kemungkinan tertutup oleh air.

Planet itu mengorbit bintang Gliese 581, yang terletak 20,5 tahun cahaya di gugus bintang Libra.

Para ilmuwan menemukan planet itu dengan menggunakan teleskop khusus di Cili.

Mereka mengatakan suhu yang hangat dan nyaman di planet itu berarti permukaan planet diisi oleh air, yang secara teoritis dapat mempertahankan kehidupan.

“Kami memperkirakan suhu di ‘Bumi super’ ini adalah antara 0 dan 40 derajat Celsius, dan air mungkin menutupi permukaan,” kata Stephane Udry dari Observatorium Jenewa, peneliti utama studi ilmiah ini.

“Lebih lanjut, radius planet hanya 1,5 kali radius Bumi, dan simulasi memprediksi planet ini akan memiliki permukaan berbukit – seperti Bumi – dan akan diselimuti lautan.”

Xavier Delfosse, anggota tim dari Universitas Grenoble, menambahkan: “Air seperti kita ketahui penting bagi kehidupan.”

Dia yakin planet itu sekarang menjadi sasaran yang amat penting bagi masa depan misi ke angkasa luar yang dipusatkan untuk mencari kehidupan di luar angkasa.

Misi-misi tersebut akan menempatkan teleskop di luar angkasa yang bisa menangkap sinar “khas” yang kemungkinan terkait dengan proses-proses pembentukan makhluk hidup biologis.

Observatorium ini akan berusaha mengenali sisa-sisa gas di atmosfir seperti methana, dan bahkan marka bagi klorofil, zat di tetumbuhan di Bumi yang berperan penting dalam proses fotosintesa.

Deteksi ‘tak langsung’

Planet yang mengelilingi bintang lain selain matahari ini adalah yang terkecil yang pernah ditemukan, dan merampungkan orbit penuh hanya dalam waktu 13 hari.

Planet ini 14 kali lebih dekat ke bintang utamanya dari jarak Bumi ke matahari.

Namun, mengingat bintang di tata surya itu lebih kecil dan lebih dingin dari matahari – dan karena itu cahayanya lebih redup – planet tersebut tetap berada pada “zona yang bisa dihuni”, yaitu planet di sekitar sebuah bintang yang memiliki air.

Gliese 581 ditemukan oleh kompleks Observatorium Eropa Selatan di La Silla di Gurun Atacama.

Untuk membuat penemuan ini, para peneliti menggunakan peralatan yang sangat sensitif yang bisa mengukur perubahan kecil pada kecepatan sebuah bintang ketika terjadi tarik-menarik gravitasi dengan sebuah planet yang berdekatan.

Para astronom terpaksa menggunakan metoda tak langsung dalam mendeteksi planet tersebut karena teknologi teleskop yang dimiliki saat ini kesulitan merekam gambar obyek angkasa yang sangat jauh atau yang bercahaya redup -apalagi ketika obyek tersebut mengorbit dekat dengan bintang bercahaya.

Tata surya Gliese 581 dikelilingi oleh tiga planet. Penemuan terbaru ini sangat menggembirakan bagi para ilmuwan.

Dari lebih 200 planet yang ditemukan saat ini, banyak yang seukuran dengan planet gas raksasa Jupiter dengan suhu sangat tinggi karena mengorbit dekat dengan bintang yang panas.

Planet Bumi super di Gliese 581 berada di tempat yang oleh ilmuwan dinamakan “Zona Emas” yang memiliki suhu yang tepat bagi makhluk hidup untuk tumbuh dan berkembang.

Berbicara tentang penemuan ini, Alison Boyle, kurator bidang astronomi di Musium Sains London mengatakan: “Dari semua planet yang kami temukan mengelilingi bintang lain, planet ini tampaknya memiliki syarat paling tepat bagi kehidupan.”

“Planet ini berjarak lebih dari 20 tahun cahaya, jadi kita tidak akan mendatanginya segera, namun dengan teknologi propulsi baru semua ini bisa berubah di masa depan. Dan jelas kami akan melatih diri dengan teleskop baru yang lebih canggih untuk melihat apa yang bisa kita saksikan,” kata Boyle kepada BBC.

“‘Apakah di luar sana ada kehidupan?’ adalah pertanyaan mendasar yang kami tanyakan.”

 

Sumber: BBC Indonesia (25 April, 2007 – Published 16:39 GMT)

Komentar
  1. Cynthia mengatakan:

    great, we can live out of space.
    Bumi kita kayaknya udah ga sekuat dulu lagi, banyak yang rapuh.
    Emang perlu dicari alternatif tempat hidup yang baru.
    Mungkin generasi kita belum bisa menikmati, tapi kita juga ingin anak dan cucu kita hidup lebih baik kan?
    masa mereka mau diberi peninggalan bumi yang sudah fragile gini kan?

    • BAGUS mengatakan:

      SSSSSSEEEEEEEEEEEEETTTTTTTTTTTTUUUUUUUUUJJJJJJJJJJJJJUUUUUUUUUUUUUU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  2. Ahsan mengatakan:

    Apa memang perlu pindah tempat?
    Sepertinya akan sama deh jika manusianya yg pindah tempat masih itu2 juga!?!?
    Manusia mesti belajar banyak lagi cara mengelola bumi!

  3. garrincha mengatakan:

    bumi kita kayaknya udah terlalu tua untuk dihuni moga bisa nemuin alat yang pas agar bisa pindah ke ”SUPER EARTH”

  4. uma mengatakan:

    aku tak bisa membayangkan bagaimana nantinya jika ada kehidupan diluar bumi.
    jika ada suatu planet yang dapat ditinggali kecuali di bumi.
    akankah ada kehidupan yang lain?
    kita tlah merusak bumi kita, lalu kita akan meninggalkannya setelah kita mendapat penggantinya?
    dan akankah kita melakukan hal yang serupa pada kehidupan kedua di planet itu?

  5. aziezz mengatakan:

    weh telat bnget nie gwa dpet info…
    hehe..
    .
    wah tapi seru tuh klo emang bner ada khidupan laen diluar bumi,,
    tp klo d pkir mztinya emang ada mahluk idup yang laen di luar bumi. soalnya buat apa Tuhan menciptaka alam smesta bgitu luasnya.. dan banyak planet… bintang.. dan galaksi diluarsana… klo mahluk idupnya cma di bumi doang..

  6. iwan mengatakan:

    smga mnusia brhsil mnmkan tmpat yg indah slain bumi
    krn d bumi dach pmnsan global…hahaha

  7. alle mengatakan:

    yah mudah2an aja planet ini udah bisa kita huni sebelum terjadinya kiamat di bumi..
    (kalo terjadi) seperti yang udah dikabarkan…. tapi kalo emang ntu planet udah bener2 bisa kita huni biaya akomodasi ke planet tersebut berapa yak bakalan di hargain ama pjka, GIa, sriwijaya, x-trans, dan lain2…???????????????????????????????????????????????????????

    nah puyeng2 lu…!!

  8. leoks mengatakan:

    Sekitar 6 bulan lalu aku MIMPI seakan aku mengunjungi planet lain. Entah planet apa dan ke sananya naik apa aku tak tahu. Tahu-tahu seakan aku sudah TIDAK BERADA di bumi lagi. Di planet itu, aku melihat mahluk seperti manusia bumi. Mereka hidup seperti layaknya manusia bumi. Mereka juga memiliki rumah tinggal, memiliki istri/suami, memiliki keturunan, dan memiliki bahasa cuma bahasa yg mereka pakai aku tidak mengerti. Anak-anak mereka juga bermain seperti anak-anak manusia bumi. Sayang….itu hanyalah SEBUAH MIMPI. Apakah itu benar adanya??? Wallahu A’lam.

  9. ety mengatakan:

    wow..
    kren…
    tp gmna cra/a mindahn pndu”k bumi ke planet tu….

  10. Hamba Allah mengatakan:

    tidak akn prnah s’org mnusiapun yg dpat mncapai jarak sjauh itt.,
    kcuali tlah d.kehendaki oleh-Nya., .,

  11. asep mengatakan:

    gw setuju sama bro Ahsan…

  12. lintang mengatakan:

    apakah kita bisa melewati 20 thn cahaya?

  13. Obeh mengatakan:

    Apakah ada Tuhan selain Tuhan qta sendiri? Apakah ada Tuhan lain yang menciptakan Tata Surya lain? Apakah Aliens memiliki Tuhan? Tapi aku percaya bahwa Tuhan qta adalah Tuhan segala Tuhan, termasuk yang menciptakan kehidupan di galaksi lain.

  14. Abi Rifqy mengatakan:

    Ada lama terdahulu yang mengatakan demikian, bahwa planet yang menyerupai bumi+berpenghuni (tentu saja) bukan hanya bumi.Menurut logika kita, Apa mungkin alam raya yg begitu luas ini kehidupan hanya ada dibumi (galaksi Bima sakti) ? Bagaimana dengan galaksi-galaksi yg lain ? yg ternyata teramat luas ?

  15. unyal mengatakan:

    bumi aj msh sngat luaaaaaaas sekali…….

  16. adit mengatakan:

    pengetahuan memang harus dikembangkan untuk kebaikan anak cucu kita nanti dan kalau pun ada tempat tinggal baru seperti bumi manusia sekarang bukan lah yg cocok untuk menempatinya………

  17. niel mengatakan:

    terlalu sangat jauh jika dipikirkan, lebih baik kita pikirkan apa yang harus kita lakukan saat ini terhadap bumi kita

  18. Rsh Jofunk Reza mengatakan:

    kita tidak akan pernah tau apa yang terjadi kelak.. karena yang mengatur segala adalah tuhan..
    karena beliaulah sutradara kehidupan kita….
    berusaha mencari kehidupan lebih baik adalah kewajiban jadi jangan negatif thinking sebelum kita tau apa yang terjadi kelak…

  19. medh0N mengatakan:

    ech..beNtar lagi buMi akhaN haNcur terseRaNg badai MaTaHaRi,seharuz’y kita mencari tempat pengganti bumi.
    kita kesana’y bareNg 0raNg negara laeN aj deh cz 0raNg ind0Nesia gc biza ciptain tegN0l0gi caNggih seperti pesawat jeT ,w0Ng hp aj pesen’y dari luar negri ap lagi seperti alat transport ke luar angkasa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s